RSS

Posisi Kelemahan…^_^

04 Nov

Kelemahan kita adalah titik awal Kekuatan kita sendiri. Sepintas kata-kata ini cukup aneh dan bahkan asing dalam benak manusia. Bagaimana mungkin kelemahan yang ada pada diri kita bisa menjadi sumber kekuatan yang cukup signifikan bagi diri kita, dan bahkan mungkin pada beberapa kasus yang lain akan mampu memberikan inspirasi kepada orang lain. Bagaimana sebenarnya logika yang terbentuk pada masalah ini?

Ada kalanya seorang manusia akan dihadapkan pada keadaan yang dilematis dalam hidupnya. Adakalanya pula manusia akan diuji oleh Allah dengan beberapa ujian yang bisa jadi aka membuat dirinya menjadi sosok yang lemah. Suatu saat mungkin kita pernah diberikan ujian berupa sakit oleh Allah tentu saja karena Allah begitu sayang kepada manusia.

Mari kita sedikit belajar dari hal tersebut. Bisa jadi saat kita sedang merasakan kesakitan yang begitu pedih, tiba-tiba hati nurani manusia merasakan dan memahami makna tauhid yang begitu tinggi bahwasanya dalam hidup ini ada Zat Yang Mahakuasa atas segala sesuatu yang ada di dunia ini. Tiba-tiba kesombongan kita selama ini sirna dan berganti dengan sikap tawadlu. Saat-saat seperti itulah sebeanarnya kita sedang berada dalam posisi yang begitu dekat dengan Allah.

Saat seperti itu pulalah yang membuat kita begitu mesra merajut kembali benang-benang ketawadluan dalam bingkai ibadah kepada Allah swt. Saat seperti itulah keyakinan kita kembali menyeruak dari dalam kalbu bahwa Allah begitu sayang dan cinta kepada umatNya. Sampai-sampai Allah harus menegur kita dengan rasa sakit.

Mungkin kita adalah salah satu orang yang sering bermain-bermain dengan rasa cemburu Allah kepada hambaNya. Saat Allah begitu perhatian kepada kita, bisa jadi saat itu kita sedang asyik-asyiknya dengan masalah duniawi. Lupa bagaimana bersyukur atas segala karunia yang telah Allah berikan kepada manusia. Atau mungkin kita adalah tipe manusia yang tidak bisa diingatkan oleh Allah dengan semua kenikmatan yang Allah berikan. Mungkin suatu saat kita sedang diuji Allah dengan berbagai nikmat yang banyak. Tapi kita lupa bersyukur dan cenderung sombong, alhasil, Allah berusaha mengingatkan kita agar tidak tersesat terlalu jauh dengan cara yang berkebalikan dengan semua kenikmatan di atas.

Kembali pada kekuatan dari kelemahan kita sendiri. Pada saat seperti itulah sebenarnya adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk kembali berkaca dan memilah-milah mana hal yang harus kita perbaiki. Kedekatan kita kepada Allah adalah suatu hal yang begitu mengagumkan. Saat hari-hari kita hanya disibukkan dengan bagaimana kita harus berbakti dan beribadah kepadaNya. Tapi saya yakin kita tidak harus menunggu ujian dari Allah untuk bisa menjalin hubungan hamonis dengan Sang Mahakuasa. Karena kita adalah muslim yang begitu cinta dengan kebaikan dan manusia yang akan berusaha memberikan rahmatan lil ‘alamin.

Tidak perlu kita seperti Firaun, yang akhirnya dengan jujur berucap “Amantu bi Rabbi muusa waa haaruun” Aku beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun ditengah ganasnya gelombang yang akan mengantarkan dirinya dan kaumnya kepada maut. Sebuah cerita unik tentang kesombongan yang akhirnya luluh lantah di bawah kuasa Allah swt. Kita tidak perlu seperti Qarun yang kekayaannya akhirnya mengantarkan dirinya pada kebianasaan. Tidak pula seperti Bani Israil yang lupa bagaimana bersyukur setelah diselamatkan dari ketakutan luar biasa pada raja yang lalim.

Kedekatan kita kepada Allah adalah waktu yang berharga untuk mengimpun kembali energi kita untuk terus beribadah di jalanNya.Adalah waktu yang sempurna untuk kembali merajut simpul-simpul mahabah kita kepada Peguasa Alam. Kedekatan yang lahir entah dari jalan yang kita sukai atau tidak, adalah bentuk kasih sayang Allah yang sangat berharga karena Allah begitu cinta kepada umatNya. Karena pada dasarnya kedekatan kita adalah sebuah hasil yang lahir dari proses tarbiyah kita sendiri. Suatu proses yang berawal dari berbagi titik dan jalan yang tidak harus sama. Maka bersabarlah, karena pada saat kita sedang pada posisi lemah, sesunguhnya Allah sedang menunjukkan jalan untuk mendekat kepadaNya. “ Dan minta tolonglah kepada Allah dengan shalat dan sabar, sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar ” . ^_^

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on November 4, 2008 in Bijaksana

 

2 responses to “Posisi Kelemahan…^_^

  1. upik

    January 28, 2009 at 3:17 pm

    pak…afwan bantuan untuk sie publikasi outbond tersendat..
    kelemahan dinar karena skrg dinar kesulitan berkomunikasi dgn sodara2 ski smada stlh kehilangan HP
    Mohon dicari dulu pengganti saya

     
  2. benn

    March 14, 2009 at 12:19 pm

    karena setelah kita tahu kelemahan kita, pastilah breusaha memperbaikinya, supaya kita bangkit dari kelamahan menjadi pribadi yang kuat. heheh tq alot

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: