RSS

Monthly Archives: July 2010

Kuantum Sejarah

Kenikmatan tersendiri jika diberi kemudahan untuk menelisik kembali tempat-tempat yang dulu mungkin pernah disinggahi. Sebuah keberkahan jika hari ini manusia masih diberikan kesempatan untuk sedikit mereka ulang sejarahnya, untuk mengambil hikmah terbaik atas semua yang telah terjadi. Bersyukurlah dahulu…

Setiap orang tentu pernah melakukan berbagai hal di masa lalu. Ada seorang manusia yang ternyata telah ditaqdirkan Allah sejak awal kehidupannya selalu mendapat hidayah dan pemahaman, sehingga hampir semua aktivitas yang telah dilakukan selama ini adalah aktivitas yang banyak memberikan dampak positif baginya, tentu saja ini sangat sedikit. Karena tabiat manusia yang sering lupa dan berbuat kesalahan.

Namun tidak semua mempunyai episode sejarah sebaik uraian di atas. Masih banyak manusia yang justru terseok-seok di masa lalunya, merasa tidak bisa berbuat banyak, bahkan untuk dirinya sendiri. Diantara mereka, ada yang sukses bertahan dan akhirnya menjadi pemenang dalam pertandingan abadi menuju kebangkitan hidupnya. Mereka mengambil pelajaran terbaik atas segala kesalahan yang mereka lakukan, kembali menyusun puzzle masa depannya, dan akhirnya komitmen dan konsistensinya berbuah manis. Read the rest of this entry »

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on July 14, 2010 in Bijaksana

 

Mengenal Pencipta Cinta

Mencoba menelisik  aktivitas yang terjadi di antara ruang-ruang  yang selama ini dijalani manusia. Begitu banyak orang yang diberkahi Sang Pencipta dengan berbagai kesibukan dalam tiap detik waktunya di dunia. Menjadi pengajar, menjadi pedagang, bertani, nelayan, atau pekerjaan-pekerjaan yang lain. Mereka semua serasa menikmati semua kenikmatan ini dengan suka cita kebahagiaan.

Tetapi dibalik itu, masih ada saja manusia yang sering mengeluh atas semua yang diterimanya. Terlalu sering mengeluh ternyata justru membuat akalnya tidak mampu berfikir dengan jernih. Keluh kesah yang terus dipupuk, akhirnya menyuburkan bibit-bibit keputusasaan dalam jiwanya. Mencari jalan lain dari jalan yang selama ini digunakan, tanpa pegangan karena hatinya telah dipenuhi kekecewaan. Saat-saat inilah yang berbahaya bagi manusia.

Secara tidak sadar, ia sedang mengarahkan pribadinya menuju jalan-jalan yang jauh dari petunjuk Sang Pengatur kehidupan. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on July 14, 2010 in Bijaksana

 

Mengenal Agama Islam


…,Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu, … (Al-Maidah : 3)

Dalam sejarah hidup manusia, kepercayaan adalah bagian yang tidak bisa dihilangkan dalam bingkai utuh peradaban yang dijalaninya. Dalam kaitannya dengan kepercayaan, maka agama mendapatkan porsi yang v besar dalam tiap pembahasannya. Hal ini tidak hanya dikarenakan sejarah tertulis berkenaan dengan interaksi antara manusia dan agamanya, atau seuntai kisah antara kehebatan manusia yang beragama datau yang memilih hidup “kesepian” tanpa Tuhan, bahkan konflik terbesar yang pernah ada di bumi ini, mempunyai benang merah panjang dengan agama.

Agama, berdasar asal muasalnya bisa dibagi dalam dua bagian besar, yaitu agama samawi (langit) dan   agama ardhi (bumi). Agama langit adalah agama yang diturunkan Allah, berdasar wahyu dan nash yang jelas. Sedang agama bumi adalah agama yang lahir berkat “rekayasa” manusia hingga nilai-nilai yang dibawanya bisa dianggap sebagai kebenaran. Agama langit yang dimaksud adalah Yahudi, Nasrani, Islam. Sedang agama ardhi sendiri mempunyai banyak nama dan karakter yang unik, Budha, Hindu, Kong Hu Chu, dan berbagai kepercayaan lain.

Dalam pembahasan kali ini kita akan banyak berbicara tentang sebuah agama yang telah banyak menorehkan sejarah dalam perikehidupan manusia. Nama “Islam” sendiri dalam bahasa Arab bisa diartikan dalam berbagai macam, Aslama (menyerah), Istaslama (penyerahan total), Saliim (bersih), Salm (damai). Semua nama yang telah disebutkan di atas, bukan bermakna konotatif dan berkebalikan sehingga menimbulkan kerancuan karena terdiri dari banyak makna, namun sebuah kesatuan utuh yang menjadikannya sebagi karakter dari nama itu sendiri bahkan menunjukkan nilai komprehensifitas yang dimiliki.

Islam berkenaan dengan Aqidah, yang menghendaki pembebasan manusia dari penghambaan kepada manusia atau apapun selain ilah yang haq yaitu Allah. Islam berkenaan pula dengan Ibadah, nilai-nilai penghambaan tadi diatur oleh aturan yang jelas sesuai dengan syariat yang telah ditentukan. Shalat, zakat, haji, dan ibadah-ibadah lain merupakan bagian darinya. Islam juga berkenaan dengan bangunan kehidupan yang tegal di atas rukun-rukun yang tercermin dalam setiap sendi kehidupan yang dibentuk olehnya.

Agama ini adalah agama terakhir Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on July 14, 2010 in Bijaksana