RSS

Jejak Energi [punya] kita

09 Mar

Indonesia adalah sebuah Negara yang benar-benar kaya. Potensi pertumbuhan menuju bangsa yang mandiri sebenarnya bukan sebuah pemikiran tanpa dasar. Melainkan, upaya yang kurang optimal, yang membuat sebagian besar rakyatnya terdiam hanya bisa menerima keadaan belum bisa mengoptimalkan pengolahan sumber daya di Indonesia.

Kita adalah sebuah Negara dengan gugusan pulau besar dan kecil yang membujur dari Sabang hingga Merauke. Potensi kepulauan ini membuat Indonesia berpeluang untuk memberdayakan sumber daya perairannya. Penambangan lepas pantai, potensi teluk dan tanjung, budidaya perikanan, hingga pariwisata.

Belum lagi kandungan kekayaan yang terdapat di tanah Indonesia. Tanah yang relative subur membuat masyarakat di negeri mampu bercocok tanam. Walaupun masih belum optimal, paling tidak dalam jangaka lima tahun ini kita bisa merasakan nikmatnya berswasembada beras. Potensi perkebunana hingga peternakan adalah hal lain yang tidak bisa dipisahkan.

Pada episode ini tidak akan diterangkan semua hal yang berkaitan dengan penjelasan di atas.Melainkan, akan diterangkan beberapa hal terkait sumber daya yang hari ini menjadi sebuah isu global selain isu pangan dan isu keuangan, yaitu energy. Energi adalah sebuah valuta universal yang dipakai oleh semua manusia untuk bertahan hidup dan mengembangnkan hidup. Mengingat besar potensi yang dihasilkan dari energy, maka pengelolaannya harus mapan dan terpadu. Bahkan, salah satu penyebab salah satu perkara perang di dunia ini adalah karena permasalahan energy.

Bagaimana dengan Indonesia. Potensi energi  yang bisa dimanfaatkan sebenarnya cukup banyak. Minyak bumi yang bisa diambil dari tanah Indonesia mencapai 8,82 miliar barel pada tahun 2003. Masih pula tersedia gas alam mencapai 178,13 TCF, tenaga air yang bisa “digenjot” hingga 75.000 MW, dan berbagi jenis batubara yang lain. Selain jenis energi di atas, kita masih bisa mengoptimalkan energy lain yaitu, angin, solar cell, fuel cell, bio fuel, bio gas, bahkan pemanfaatan energi nuklir. *

Optimalisasi pengolahan sumber  daya energi sebenarnya terkait pula dengan pola konsumsi dan tingkat pendidikan masyarakat. Walau bagaimanapun, jika sebagian besar rakyat Indonesia masih sibuk dengan urusan perut, maka akan susah untuk mengajak mereka untuk mendayagunakan akalnya dalam usaha pemanfaatan.

Hari ini kita semua sadar, bahwa eksplorasi sumber energy di Indonesia banyak yang telah diambil alih oleh perusahaan dan pengusaha asing. Kita tidak menampik fakta bahwa dari mekanisme seperti ini Indonesia juga mendapat keuntungan. Pengembangan daerah setempat, penyerapan tenaga kerja, bahkan jumlah pajak semuanya adalah bagian positif yang diterima Indonesia.

Tapi, kita tidak boleh menutup mata, sebesar apapun kompensasi yang kita peroleh, tetap saja bagian dari empunya usaha tetap jauh lebih besar. Artinya, kita tetap saja hanya diuntungkan dalam prosentase kecil. Sebenarnya banyak pihak yang terkait dan cukup beralasan. Dari sumber daya manusia yang belum ahli, hingga regulasi yang belum tegas membuat hal ini tetap saja terjadi. Misal, ketika harga batubara di dunia melonjak, maka pengusaha batubara Indonesia berduyun-duyun menjualnya ke luar negeri. Padahal batubara adalah komponen penting dalam usaha kelistrikan, alhasil PLN mengalami kekurangan daya, dan lagi-lagi hal ini diatasi degan dibelakukakannya pemadaman bergilir.

Hal ini masih ditambah kultur rakyat Indonesia yang masih suka bernyaman ria dan sulit berkembang. Diversifikasi energy adalah poin penting yang harus diperimbangkan. Bagaimanapun, 220 juta lebih rakyat Indonesia tidak akan selamanya bisa bergantung pada minyak bumi. Pemanfaatan itu harus diragamkan jenisnya. Mulai untuk melakukan banyak pengembangan untuk menemukan energy alternative, adalah upaya yang mutlak diperlukan karena ketersediaan energy fosil semakin menipis. Studi dan pengujian tentang nuklir harus tetap berjalan. Pemanfaatan gas pun harus sudah mulai dilakukan merata, karena cadangan gas masih cukup banyak, selain karena subsidi BBM telah dikurangi. Pengujian jarak sebagai bahan pembuatan bio fuel harus mulai digalakkan. Studi dan pengembangan bio gas dan pemanfaatan tenaga air juga merupakan solusi yang cukup menarik.

 

* data kuantitatif source: ESDM 2003 dan 2004

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 9, 2011 in Energi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: