Sang Juara…tanpa Mahkota

Saya seorang anak sekolah menengah pertama.. jarak sekolah saya dengan rumah sekitar 20 km. Untuk sampai di sekolah, biasanya saya harus mendahului perjalanan panjang ini dengan sepeda sekitar 3 km. Maklum, desa saya belum dilewati bis antar kota saat itu. Sampai sekarang juga masih belum si..

Setelah sampai di penitipan sepeda, selanjutnya naek bus sampai ke kota, tepatnya di alun-alun kota. Untuk seterusnya jalan kaki sekitar 1,5 km hingga tiba di sekolah. Bila ingin pulang, harus jalan kaki dulu 1,5 km lagi ke terminal. Baru naek bis lagi hingga ke tempat penitipan sepeda dan, kita kayuh lagi sepedanya sampai rumah..

Jika lancar, biasanya berangkat dari rumah pukul 10.30 dan satu jam kemudian bisa lega bisa tiba di sekolah. Begitupun saat pulang, jika tidak ada hambatan, setelah bel pulang sekolah pukul 17.15 dibunyikan, harus segera menuju terminal agar tidak ketinggalan bis, dan sejam kemudian bisa segera makan di rumah.

Setiap hari kecuali hari Sabtu atau hari Libur aktivitas ini selalu dijalani, entah sedang panas terik ataupun sedang hujan gerimis. Entah apapun yang terjadi harus segera tiba di sekolah. Tidak usah repot-repot memikirkan terlambat, sekali saja ketahuan..wouww..hukuman guru BP siap menanti, sekaligus menambah catatan “dosa” di buku kuning. Continue reading

Menemukan Modal Usaha:dimana?

Modal merupakan perihal yang penting dalam dunia usaha. Modal memegang peran yang besar karena berkaitan dengan core dari usaha yang akan dijalankan. Modal sering kali diartikan sebagai suatu bentuk materi yang akan digunakan dalam dunia usaha. Namun demikian, pada dasarnya … Continue reading

Bikin Garuda ketawa,,ha,,ha,,

Dunia ini memang memiliki banyak keindahan. Begitu perhatiannya Allah terhadap manusia, semua fasilitas penunjang hidup telah disediakan. Bahkan, ketika kita mungkin tidak sempat meminta, Allah mencukupkannya untk kita semua.. Sebut saja udara, mungkin tiap bangun tidur kita tidak pernah memohon kepada Allah untuk dicukupkan pasokan oksigen buat kita. Hmmh….

Tidak hanya itu, semua hal yang membuat kemualiaan manusia di dunia juga disediakan bagi mereka yang mau berikhtiar. Berbagai jenis makanan yang bisa menggoncang perut saking nikmatnya, berbagai kendaraan sehingga bisa bepergian dengan nyaman, sahabat karib yang begitu perhatian, wanita dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ataupun anak yang bisa dibanggakan, serta masih banyak harta materi yang lain. Jangan lupa, harta non-material yang lain, ketenangan, rasa aman, rasa tenang, kedamaian, dll.

Tapi, karena memang sifat manusia yang sering lupa, kadang kita berlebihan dalam berbangga menikmati semua kenikmatan. Melupakan dari siapa semua tadi berasal, mulai berani meremehkan orang lain karena  tidak bisa menyamai, mulai merasa sombong, dan bisa jadi melupakan syukur.. dicabut da nikmatnya,,,

Belajar dari PSSI… bukan berarti memihak salah satu… Hanya saja, ada hal menarik yang sebenarnya bisa diambil pelajaran. Saat ini, drama PSSI belum juga berakhir. Continue reading

Power Handling BTS Telekomunikasi

Sebagaimana  yang sudah sama-sama kita ketahui, dalam sebuah system telekomunikasi seluler, sebenarnya terdapat beberapa pembagian fungsi kerja jaringan. Dalam terminologinya, dikenal istilah Mobile System atau User Equipment yang lebih tersohor dengan sebutan handset. Selain itu, terdapat teknologi akses dengan melibatkan gelombang radio dan stasiun pengolah, yan disebut Base Sub System (BSS).

Terminologi BSS pun semakin hari semakin berkembang kontennya. Ketika telekomunikasi 2G menyerbu, dikenallah Base Transceiver Station (BTS) dan juga Base Station Controller (BSC) sebagai bagian integral dalam sebuah system BSS. Keduanya saling terkoneksi secara bertingkat termasuk pada system di atas BSC.

Salah satu bagian yang nampak dalam teknologi BSS adalah kehadiran BTS telekomunikasi. Tidak seperti sinyal atau gelombang radio yang masih nampak absurd, wujud BTS begitu konkrit. Dipasang pada suatu area tertentu untuk mengcover ketersediaan gelombang di area tersebut. Sebagai stasiun pengirim sekaligus penerima, memang BTS mempunyai kinerja yang sangat berpengaruh. Perluasan jaringan, yang dilakukan sebuah operator telekomunikasi, tentu saja diindikasikan oleh fisik BTS yang juga tersebar.

Sebuah Base Transceiver Station (BTS) mempunyai fungsi untuk Continue reading

Sekedar ide,,

Melihat keterbatasan dalam ketersediaan energi listrik, maka ada beberapa  hal yang sebenarnya bisa dilakukan. Solusi dari keterbatasan tadi adalah mekanisme penghematan dan upaya pengembangan power plant. .

>>> Penghematan

Salah satu paradigma yang hari ini berkembang ketka dihadapkan dengan permasalahan penghematan adalah pada sisi intensitas penggunaan, Bukan hal yang salah, dengan mengurasngi konsumsi listrik pada saat beban puncak, memberikan hasil efektif untuk menekan daya yang harus dikonsumsi untuk melayani beban puncak.

Namun, penghematan tidak hanya dilakukan dengan cara konvensional, mengurangi intensitas penggunaan tenaga listrik, tetapi bisa juga dilakukan dengan cara yang lain. Memilih alat rumah tangga dengan efisiensi yang cukup tinggi, penggunaan lampu hemat energy, dll.  Salah satu ide menarik terkait dengan penghematan adalah optimalisasi tipologi bangunan. Sustainble architecture adalah sebuah teori pembuatan bangunan yang efektif. Continue reading